JAWABLAH SOAL BERIKUT INI!
Kalimat pasif adalah kalimat yang subjeknya menerima aksi atau tindakan, bukan melakukan aksi. Predikatnya umumnya menggunakan imbuhan di-, ter-, atau ke-an, di mana fokus kalimat terletak pada sasaran tindakan (objek) daripada pelaku. Sinonimnya meliputi kalimat sasaran, kalimat penderita, atau kalimat dengan predikat pasif.
Ciri-Ciri Kalimat Pasif:
- Subjek sebagai penerima tindakan (penderita).
- Predikat menggunakan awalan di-, ter-, atau konfiks ke-an.
- Sering menggunakan kata "oleh" (pelaku bisa disebutkan atau tidak).
Contoh Kalimat Pasif
:
- Contoh 1: Buku dibaca oleh Andi. (Predikat: di- + baca)
- Contoh 2: Sampah terbawa arus sungai. (Predikat: ter- + bawa)
- Contoh 3: Adik kejatuhan cicak. (Predikat: ke-an + jatuh)
- Contoh 4: Pintu dikunci rapat-rapat.
Jenis Kalimat Pasif:
- Pasif Transitif: Kalimat yang memiliki objek dan menggunakan imbuhan di- atau di-kan/di-i.
- Pasif Intransitif: Kalimat pasif yang tidak memiliki objek (biasanya berimbuhan ter-).
- Pasif Tindakan: Subjek dikenai tindakan oleh seseorang.
- Pasif Keadaan: Subjek berada dalam keadaan tertentu.
Kalimat pasif sering digunakan dalam tulisan ilmiah, berita, atau laporan formal untuk menekankan pada hasil, bukan pelaku.








0 comments:
Posting Komentar